Jumat, 14 Januari 2011

Metode Penelitian Agribisnis

METODE PENELITIAN AGRIBISNIS

Definisi dan Metode
1.    Investigasi yang sistematis, terkontrol, empiris dan kritis dari suatu proposisi hipotesis mengenai hubungan ttt antar fenomena (Kerlinger, 1986)
2.    Suatu proses sistematis dan obyektif yang meliputi pengumpulan data, pencatatan, dan analisis data untuk membantu pengambilan keputusan bisnis (Zikmund, 2000)

Metode penelitian Ilmiah :
Aplikasi scr formal  dan sistematis dari metode ilmiah utk mempelajari dan menjawab permasalahan

Keterangan:
Aplikasi dari metode ilmiah adl kritis, analitis, logis, obyektif, konseptual dan teoritis, empiris serta sistematis

Dua hal yg terkait dgn penelitian bisnis :
1.    Mrpk penyelidikan scr sistematis dan kritis ttg fenomena empiris yg dikendalikan oleh peneliti
2.    Adanya kejelasan dari lingkungan fenomena yg diteliti

Klasifikasi Penelitian Menurut Tujuan :
1.    Penelitian Murni (pengembangan ilmu)
2.    Penelitian terapan (aplikasi teori utk memecahkan masalah)
3.    Penelitian Evaluasi (memberi masukan, mendukung pengambilan keputusan ttg nilai relatif dari alternatif)
4.    Penelitian dan Pengembangan (pengembangan produk)
5.    Penelitian Tindakan (sebagai pemecahan masalah)

Klasifikasi Penelitian Menurut Metode :
1.    Penelitian Historis (penyelidikan keadaan yg telah lalu)
2.    Penelitian Deskriptif (keadaan terakhir dr sobyek)
3.    Penelitian Korelasional (asosiasi diantara 2 variabel)
4.    Penelitian Kausalitas (arah hubungan antara 2 variabel)

PERUMUSAN MASALAH DAN TINJAUAN PUSTAKA

Alasan mengapa penelitian diperlukan dan
petunjuk yang mengarahkan tujuan penelitian
·            Seleksi Topik Penelitian
·            Sumber Permasalahan
·            Karakteristiks Permasalahan Penelitian
·            Identifikasi Masalah
·            Menunjukkan masalah dan variabel yg menarik peneliti
·            Permasalahan diungkapkan dalam suatu pertanyaan yg harus dijawab

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka = survey literatur
Langkah yang meliputi identifikasi, lokasi dan analisis dari dokumen yg berisi informasi yg berhubungan dgn permasalahan penelitian scr sistematis.
Dokumen tsb meliputi jurnal, tinjauan buku, data statistik, dan laporan penelitian yg relevan.


KERANGKA TEORITIS DAN PENYUSUNAN HIPOTESIS

Kerangka Teoritis
·            Kumpulan proposisi yg saling berkaitan yg digunakan utk menjelaskan hubungan yg timbul antara bbrp variabel yg diobservasi
·            Pondasi utama dimana sepenuhnya proyek penelitian itu ditujukan
·            Adanya variabel yang relevan, keterkaitan diantara variabel dlm konstruk/bangunan paradigma, dan pada akhirnya harus ditampilkan dalam sebuah skema yg menjelaskan kerangka teoritis
Keterangan :
proposisi adalah suatu pernyataan dalam bentuk kalimat yang memiliki arti penuh dan utuh yang di dalamnya manusia mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu yang lain.
Hipotesis
Pernyataan sementara ttg perilaku/fenomena/keadaan ttt yang telah/akan terjadi (yang akan diuji)

Apa dasar penentuan Hipotesis ?
Hipotesis induktif dan hipotesis deduktif
Ho dan Ha
 

POPULASI DAN TEKNIK SAMPLING

Populasi :
·       Himpunan keseluruhan karakteristik dari obyek yg diteliti
·       Keseluruhan dari obyek/individu yang memiliki karakteristik ttt yang akan diteliti, yg dibatasi kriteria tertentu

·       Anggota populasi disebut elemen populasi

Populasi sasaran (target population)
Populasi yg nantinya akan menjadi cakupan kesimpulan dari hasil penelitian yg diteliti
: kesimpulan penelitian hanya berlaku pada populasi yg telah ditentukan

Jadi sebenarnya yg disebut dgn populasi dlm penelitian itu adalah populasi sasaran

Ukuran Populasi :                              kecil                                        besar
                                              
Mudah dilaksanakan
Mahal, Waktu
Tenaga dll
                                               

Ada pemikiran bagaimana jika dilakukan thd sebagian populasi, tetapi tetap harus mencerminkan populasi

Bgmn cara memperoleh kesimpulan yg baik, namun hemat ?
kesimpulan yg dihasilkan dpt dipercaya sebagai representasi dari populasi yang besar tsb

Sensus
Peneliti meneliti seluruh elemen populasi        
Jika elemen populasi relatif sedikit
Variabilitas setiap elemen relatif tinggi (heterogen)


Sampel/unit analisis :
·       Klp kecil/unit yg diamati & mrpk bagian dr populasi shg sifat & karakteristiknya dianggap mewakili keseluruhan populasi
·       Obyek/nilai yang akan diteliti dalam populasi
·       Cuplikan yg ditarik dr populasi & mewakili populasi

Satuan populasi : sampe/unit analisis/elemen: orang, rumah tangga, perush, unit produk dll

Bgmn utk melakukan teknik sampling yang baik ?
Kenali dahulu populasi, baru didesain rencana agar pengambilan sampel dapat merepresentasikan populasi
Alasan melakukan sampling daripada sensus :
  1. Penghematan biaya, waktu dan tenaga
Melakukan pekerjaan sedikit lebih ekonomis (biaya, waktu & tenaga) drpd melakukan banyak pekerjaan
  1. Ketelitian, keakuratan dalam penelitian            
   tingkat konsentrasi peneliti dan jumlah sedikitnya sampel (penentuan simpangan baku)
  1. Percobaan yg sifatnya merusak ---->   bola lampu
  2. Populasi tak hingga, misal proses produksi
  3. Populasinya tidak terlalu bervariasi   ----> relatif homogen
  4. Memungkinkan lebih banyak variasi
  5. Jika jml elemen relatif banyak

Manfaat sampling bagi perusahaan :
  1. Menghemat biaya produksi ---> Formulasi
  2. Meningkatkan keuntungan ---> ukuran sepatu, baju dll
  3. Mengurangi tingkat kerusakan produk yg diteliti setiap batch/lot ---> Life time lampu pijar, buah, makanan dll
  4. Bagi peneliti : akurasi, menghemat tenaga peneliti, informasi lebih banyak krn yg diteliti sedikit (efisiensi dan efektivitas)

Syarat sampel yg baik :
  1. Mewakili populasi (representative)
Informasi dr sampel hampir sama telitinya dgn informasi yg dpt dikumpulkan dr populasi (variabilitas populasi, besarnya sampel, teknik sampling yg dilakukan, kecermatan dlm memasukkan ciri-ciri populasi dlm sampel)
  1. Besarnya/jumlahnya harus mewadahi
Tergantung dr sifat populasi & tujuan penelitian (biasanya semakin besar sampel, akan semakin kecil kemungkinan terjadinya kesalahan dlm menarik kesimpulan ttg populasi, dan jumlah sampel yg diambil stabil ciri-ciri populasi)
c. Akurat, berkaitan dengan tingkat kepercayaan    99%
d. Presisi, merefleksikan realitas populasi (jika estimasi antara 60 %-70% yag laku, tetapi realitasnya 65%)

Perbedaan teknik sampling dlm penelitian kuantitatif dan kualitatif Sampai                                   (disini)
Dasar perbedaan
Kuantitatif
Kualitatif
Jenis data
kuantitif
Kualitatif
Responden
banyak
yg dipentingkan mengetahui dan dpt dijadikan sbg sumber informasi yg konteks dgn tujuan penelitian
Data yg dicari
perwakilan/sampling
kualitas informasi
Tujuan
konfirmasi/mewakili
eksplorasi
Proses
deduktif
induktif dan atau deduktif
Instrumen
peneliti itu sendiri
kuesioner dan atau instrumen yg lain
Teknik sampling
didasarkan asumsi, krn dibatasi biaya, waktu, tenaga
purposive
Uji data
statistik
statistik, non statistik/triangulasi
Penelitian Kualitatif :
Menekankan pada makna, penalaran, definisi suatu situasi ttt (dlm konteks ttt), lebih banyak meneliti hal-hal yg berhubungan dgn kehidupan sehari-hari

Penelitian Kuantitatif :
Memerlukan adanya hipotesis dan pengujian yg kemudian memerlukan tahapan-tahapan berikutnya spt penentuan teknik analisis, statistika, pemaknaan thd bahasa statistik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar